DILEMA KULIAH VS KERJA

Kebanyakan orang hanya bisa fokus kepada satu hal atau pekerjaan. Umumnya, sesuatu yang dilakukan secara fokus akan diyakini lebih berhasil dibandingkan dengan pekerjaan yang dilakukan secara bersamaan.

Begitupula dengan urusan kerja dan kuliah. Biasanya, orang akan dihadapkan pada pilihan antara kerja dulu atau kuliah dulu. Lalu bagaimana cara menyikapinya? Simak tipsnya:

1. Perimbangkan Usia
Jika Anda masih di usia belia sekitar umur belasan, maka ada baiknya mempertimbangkan untuk melanjutkan studi terlebih dahulu. Mengapa? Investasi paling menguntungkan salah satunya adalah pendidikan. Jika memang tepat waktu, ketika lulus Anda masih di umur-umur 20-an. Well, bukankah itu usia yang masih sangat produktif bukan?

2. Ukur Kemampuan
Jika biaya dan waktu menjadi sebuah kendala untuk melanjutkan studi maka pertimbangkanlah keuntungan yang di dapatkan jika Anda bekerja atau kuliah? Jika Anda kuliah dan kemungkinan ada keberatan biaya dan keterbatasan waktu maka perimbangkanlah lagi. Namun, jika Anda bekerja dan tidak menghasilkan apapun selain gaji (tanpa berinvestasi), maka pertimbangkan juga masa depan Anda nanti. Dunia semakin cepat berubah  artinya di depan tidak cukup hanya mengandalkan skill, namun juga pengakuan atas sebuah ijasah formal.

3. Gelar atau gaji?
Mana yang lebih penting? Punya gelar atau punya gaji? SAMA PENTING! Gaji dapat digunakan untuk mendapatkan gelar dan juga sebaliknya. Mempunyai gelar memang tidak menjamin namun juga tidak mempunyai gelar maka sudah terjamin bahwa hidupnya akan sulit jika ia tidak punya skill dan keberuntungan. Jadi, gaji dan gelar sama pentingnya!

4. Kuliah Sambil Kerja
Mungkin kerja sambil kuliah dan kuliah sambil kerja adalah sebuah solusi yang paling bijak. Sejauh, kerja tidak mengganggu kuliah dan kuliah tidak mengganggu kerja maka lakukanlah. Saya adalah termasuk yang demikian. Tahun 2010 saya memutuskan untuk mengambil kuliah sambil bekerja dan sekarang sudah selesai kurang dari 4 tahun. Memang ini menuntut kedisiplinan tinggi dan motivasi yang kuat.

5. Just Do It
Kuliah ataupun kerja maupun kuliah sambil kerja semuanya pilihan yang baik. Asal tidak menjadi pengangguran yang tidak bersekolah maka kuliah saja atau kerja saja sudah merupakan pilihan yang baik. Jadi, intinya terus berkarya, dengan kuliah ataupun kerja. Semoga sukses!

Sumber gambar: gustav4rt.blogspot.com



BILA PACAR MATRE

Selamat pagi para sahabatku...

Sekali lagi saya mohon maaf ya, dikarenakan kesibukan saya (melanjutkan kuliah) maka saya menjadi tidak teratur melakukan update tulisan. Tetapi, anggap saja untuk menebus kesalahan saya, maka pagi ini saya akan bertutur sedikit melalui website Pemulihan Hidup ini tentang bagaimana mengatasi pacar yang matre.

Siapapun pasti ingin mempunyai seorang kekasih yang pengertian dan menerima diri kita apa adanya.

Namun, kenyataannya setiap hubungan pasti "berbiaya". Kelebihan dari JOMBLO adalah mereka tidak perlu mengeluarkan anggaran emosional, waktu dan FINANSIAL untuk menjaga kelanggengan sebuah hubungan. Ini berbeda dengan kaum COUPLE yang harus melakukan ketiga investasi di atas.

Pada kenyataannya, anggaran finansial menjadi salah satu faktor yang sensitif di dalam keberlangsungan sebuah hubungan. Di luar sana, pasti ada pasangan yang merasa bahwa pasangannya cenderung lebih memikirkan keuntungan finansial di dalam hubungannya.

Pertanyaannya, bagaimana jika ini terjadi kepada Anda?

Bagaimana jika Anda memiliki kekasih yang matre?

Berikut tips menghadapinya:

1. BERI PENGERTIAN
Jangan langsung menghakimi kekasih Anda matre! Pertama, beri dia pengertian tentang kemampuan finansial yang Anda miliki. Lakukan sejak awal-awal PDKT. Mungkin, tidak secara terang-terangan memberitahu tentang besaran gaji atau pendapatan Anda.

2. UKUR KEMAMPUAN
Anda harus mengevaluasi apakah kemampuan finansial Anda sanggup melanggengkan hubungan Anda. Jika sanggup, ukur untuk berapa lama? Apakah Anda yakin dengan kemampuan Anda bisa mengimbangi gaya hidup sang kekasih? Jika sanggup, sampai kapan?

3. MAU DIBAWA KEMANA HUBUNGAN ?
Jika Anda hanya bersenang-senang tanpa melanjutkan ke tahap yang lebih serius, maka apakah Anda yakin dengan keputusan Anda? Alangkah baiknya jika Anda berbicara dari hati kehati dengan sang kekasih tentang apa yang menjadi tujuan hatinya? Apakah sang kekasih melihat Anda di masa depannya? Jika tidak, maka bijaklah dalam menginvestasikan finansial Anda!

4. PERTIMBANGAN
Semua keputusan pastilah beresiko. Bahkan, tidak mengambil keputusan juga merupakan suatu resiko. Pertanyaannya, apakah Anda sudah menggunakan segenap logika dan kebijaksanaan untuk melihat bahwa tidak semua cinta bisa dijelaskan oleh rasa? Perasaan infatuasi memang membuat kita mengorbankan apapun untuk mempertahankan orang (yang kita fikir) sebagai belahan jiwa kita (saat ini).

5. LEPAS ATAU TERUS
Pengambilan keputusan menentukan masa depan Anda. Dalam cinta, salah memilih orang bisa berakibat fatal seumur hidup! Tidak percaya? PERCAYALAH!

Knowing Every Particular Object


Well, simak artikel dari sahabat saya berikut ini:


Sore,20 September 2013, saya sedang duduk diantara dedaunan rimbun di kostan saya, air-air yang menggenangi jalanan terlihat mulai suram karena diguyur hujan sejak siang tadi seakan mereka bercerita soal kebengisan hidup yang mulai tak kenal ampun. Saya tersadar soal itu, dan saya teramat sangat mengerti soal itu, sebab saya pun mengalaminya. Mereka yang lemah mulai membeku, dan mereka yang kuat mulai angkuh.

Sore itu, dikala petang memang menyapaku dengan hangat, ada sebuah cerita lagi dimana aku kembali menyadari bahwa saat ini kita terdidik untuk tidak pernah lagi percaya, selalu dicurigai dan berhenti untuk berharap dari sebuah mimpi-mimpi yang kita jalani. Mungkin anda sudah sering mendengar tentang sebuah kata yang saat ini sedang populer dikalangan masyarakat kita, yaitu "KEPO", "MODUS", "PHP". Saya mencoba untuk membahas ini sedikit lebih jauh lagi.

Mungkin anda hanya mengenal kata-kata tersebut,namun anda tidak pernah tahu arti dari kata tersebut, "KEPO" adalah akronim dari Knowing Every Particular Object yang artinya sebutan untuk orang yang serba ingin tahu dari detail sesuatu baik yang kalau ada yang terlintas dibenaknya dia tanya terus.

PERTANYAAN YANG MERUSAK CINTA: APAKAH KAU MENCINTAIKU?

Saya mempunyai satu jurus yang dapat meluluh lantahkan sebuah hubungan. WOW, seram ya? Jika sekarang Anda sedang menjalin suatu hubungan, maka jangan sekali-kali melakukan apa yang akan saya jabarkan berikut ini. Pernahkah Anda menanyakan pada kekasih Anda apakah dia menyayangi Anda atau tidak? Jika Iya, maka mulai sekarang jangan terlalu sering menanyakan hal yang demikian lagi. Kenapa? Ini penjabarannya:

Pertama, pertanyaan "apakah kau mencintaiku?" adalah pertanyaan kekanakan dan tanda dari ketidak yakinan Anda kepada kekasih Anda. Secara tidak langsung sebenarnya Anda menyampaikan pesan bahwa Anda tidak mempercayai kekasih Anda. Tidak hanya itu, pertanyaan tersebut juga menunjukkan betapa tidak percaya dirinya Anda dihadapan kekasih. Well, sudah mulai sadar?

Kedua, pertanyaan "apakah kau mencintaiku?" sebenarnya membuat kekasih Anda kembali menimbang perasaannya apakah ia BENAR-BENAR mencintai Anda atau tidak! Jadi, secara tidak sadar dengan bertanya demikian maka Anda menyuruh kekasih Anda untuk kembali mengevaluasi perasaannya terhadap Anda. Hmm, sangat menakutkan bukan membuat orang yang kita sayangi KEMBALI menimbang-nimbang perasaannya kepada kita?

Ketiga, pertanyaan "apakah kau mencintaiku?" sebenarnya adalah pertanyaan yang tidak memerlukan jawaban. Kenapa? karena jika ia tidak mencintai Anda maka untuk apa ia bersama Anda sampai detik ini. Jika ia memang tidak mencintai Anda, untuk apa menjadikan Anda kekasihnya? Jadi, sangat terlihat bodoh bukan jika Anda masih terus bertanya hal demikian?

Lagipula, tidak ada seorangpun yang nyaman mempunyai kekasih yang tidak percaya kepada pasangannya, tidak percaya diri dan kekanakan. Jadi, sebelum Anda benar-benar kehilangan orang yang Anda sayangi maka berhentilah menanyakan pertanyaan "masihkah kau mencintaiku?".

Sumber gambar: motivasyifa.blogspot.com


YANG TIDAK BOLEH DILAKUKAN SEORANG JOMBLO

Menyandang status jomblo memang ada tidak enaknya juga. Si tersangka jomblo dapat dengan mudah menjadi bahan nyinyiran karena terkesan tidak laku. Namun, banyak jomblo yang juga tidak menyadari bahwa kadang tindakan yang dilakukan oleh dirinyalah sendiri yang menyebabkan gelar jomblonya semakin panjang waktunya. Dibawah ini pantangan bagi para jomblo: 

1. CUEK

Boleh saja cuek, tapi tidak untuk diri kita sendiri. Otak, tubuh dan penampilan harus selalu di asah agar kita terlihat prospektif bagi calon pasangan. Lihat saja orang yang tidak memperhatikan diri, pendidikan dan penampilan, mereka terkesan menjadi "sesuatu" yang tidak di anggap di dalam sistem sosial.

2. IRI

Keinginan untuk mempunyai pasangan sih wajar, namanya juga manusia yang butuh kasih sayang dan perhatian. Namun, yang harus diperhatikan adalah ukur level diri Anda! Jika pacaranpun belum pernah maka perbanyak teman saja dulu. Perbanyak teman adalah tangga awal sebelum menemukan kekasih.

3. NYINYIR

Istilah happy single dan JOJOBA adalah omong kosong dan penghiburan. Tidak ada orang yang bahagia di dalam kesendiriannya. Mulai sekarang, berhenti mengatakan hal-hal omong kosong di atas. Jika Anda masih melanjutkannya maka sama saja Anda mendoakan masa jomblo Anda agar diperpanjang oleh Tuhan. MAU?

4. OBRAL DIRI

Jomblo sih jomblo tapi jangan terklesan murahan dan mengobral diri demi mendapatkan cinta. Ini kuncinya, JIKA ANDA MEMPERBAIKI HIDUP MAKA JODOH ANDA AKAN DATANG LEBIH CEPAT. Jadi, yang terpenting adalah meningkatkan kualitas hidup: memperbaiki penampilan, menyelesaikan study dengan baik, dan mencapai karir dan kemapanan hidup.

5. PUTUS ASA

Hey, kelinci saja punya pasangan apalagi manusia? Jangan pernah berfikir dan menduga kalau Anda akan tidak laku untuk selamanya! Di depan sana akan banyak yang lebih tertarik kepada Anda jika Anda mengikuti tips-tips di atas. Jadi, tetaplah berpengharapan yang baik-baik saja. Itu adalah doa dan Tuhan Maha Mendengar.

Sumber gambar: primbondonit.blogspot.com

KEBIASAAN YANG MENGHANCURKAN HIDUP

Mau tahu apa saja kebiasaan-kebiasaan yang secara perlahan tapi pasti, cepat atau lambat akan menggerogoti produktifitas dan pada akhirnya menghancurkan kehidupan kita?
Dibawah ini adalah kebiasaan-kebiasaan yang harus di hindari demi hidup yang lebih baik:

1. MALAS

                                                                                                 Tidak ada obat bagi rasa malas selain memaksakan diri untuk melawannya. Jika diikuti rasa malas akan membuat kita tidak berbuat apa-apa. Ini sangat  berbahaya, terlebih jika kita adalah pemuda yang masih produktif menghasilkan karya.

2. DENDAM

Dendam bagaikan bara yang kita genggam, cepat atau lambat akan melukai diri kita sendiri. Dendam juga menggerogoti jiwa yang putih menjadi hitam legam. Dendam juga merusak emosi dan mengganggu mood. Tidak hanya itu, pikiran baik juga bisa menjadi jahat jika sudah disusupi oleh dendam.

3. BURUK SANGKA

Buruk sangka terhadap orang lain bisa merusak hubungan dan menjauhkan teman. Buruk sangka juga bisa membuat kita mendapat banyak musuh baru. Rasa sentimen dan curiga adalah penyebab terbesar sikap buruk sangka ini. Padahal, belum tentu apa yang kita persangkakan itu benar adanya!

4. CARI MUSUH

Perbanyaklah berdebat dan Anda akan mendapatkan musuh-musuh baru. Apa yang kita yakini kebenaran belum tentu juga diyakini oleh orang lain. Maka dari itu diperlukan sikap toleransi dan empati. Terlebih, mencari musuh jauh lebih mudah bukan daripada mencari teman?

5. INDIVIDUAL

Siapapun akan sangat menghindari orang dengan sikap egois. Jadi, siap-siaplah dijauhi jika Anda memiliki sifat ini. Egois adalah TERLALU mementingkan diri sendiri. Ingat, sebagai makhluk sosial kita tidak bisa hidup tanpa bantuan dari orang lain.


Sumber gambar: masrozi.blogspot.com


TEROR (IS) CINTA

Cinta memang indah bagi yang merasakan wanginya. Namun, tidak begitu bagi yang mendapatkan pahitnya. Ibarat sebuah bunga mawar maka cinta mengandung dua sisi yang sangat bertolak belakang : wangi dan duri.

Kali ini, saya akan membahas tentang perbuatan yang TAMPAK benar namun sebenarnya merupakan sebuah kesalahan di dalam mendapatkan dan membina hubungan cinta. Apa sajakah itu:

1. AGRESIF

Tidak ada salahnya mengambil inisiatif untuk berkenalan dan melakukan pe-de-ka-te, namun lakukan dengan wajar dan secukupnya saja. Sifat dari cinta adalah SUKA-RELA. Artinya, dalam cinta jika Anda semakin memaksa maka semakin pula ia MENJAUHI Anda! Cek berapa banyak gebetan yang tiba-tiba menghilang karena sebelumnya Anda terlalu agresif mendekatinya?

2. MEMAKSA

Seperti sudah dijelaskan di atas, bahwa cinta tidak bisa di paksa. Jangankan dipaksa, di-dekati dengan agresif saja sudah membuat orang ilfeel terhadap kita. Apalagi jika sampai dipaksa! Bisa-bisa kita malah akan di bencinya. Ingat, jika Anda sukses membuat dia membenci Anda maka jangan harap pintu hatinya akan terbuka lagi untuk Anda

3. POSESIVE

Sebenarnya sah-sah saja segala bentuk kecemburuan asal masih dalam batas WAJAR dan NORMAL. Yang kurang baik adalah di mana sebuah kecemburuan beralih menjadi kecurigaan, buruk sangka dan pengekangan. Cintai dia dengan menggunakan kebebasan. Kebebasan akan membuat Anda nyaman di dalam keterikatan yang dibangun.

4. EGOIS

Terkadang, seiring waktu berjalan kita menjadi lupa bahwa sebenarnya tujuan dari cinta adalah saling mengisi dan memiliki, gradual dan berbalas. Cinta tidak lahir dari kepemilikan satu pihak atas pihak lainnya. Ingat, menerima Anda sebagai kekeasih adalah hasil dari ke-RELA-annya. Jadi, jika Anda lupa diri dan menganggap dia milik Anda satu-satunya maka sama saja memperlakukan kekasih sebgai sebuah benda!

5. TIDAK SERIUS

Ingat, jika kita mempermainkan hati maka tidak lama lagi hati kita juga akan di permainkan oleh orang lainnya. Menggunakan strategi untuk mendapatkan kekasih merupakan hal yang wajar, sebatas tidak mempunyai niatan untuk mempermainkan seseorang. Lagipula, siapa yang mau di-cinta-i dengan main-main? Andapun tidak, bukan?